iklan

20 January 2012

Rapatkan dan Luruskan Shaf......

Salam'alaik sohabati...sekian lama menyepi kini muncul kembali. Kheifa halukum orang di sana......semoga barakah dalam menjalankan ibadah kepada Nya.insyaALLAH...

Hari ni topik rapatkan dan luruskan shaf...
Idea tercetus apabila teringat kisah pada suatu hari Khamis malam Jumaat sewaktu menunaikan solat Isya' di surau Nurul Yaqin.
Sedang diri yang hina ini bersedia menghadap tuhan Nya....seorang hamba Allah datang berdiri di sebelah saya, tetapi malangnya ada jarak yang memisahkan kami...walau sedikit tapii.....tetap jarak bagiku...masa tu saya sedar dia tu orang yang saya kenal tapi bukan seorang yang saya pernah bercakap dengan...mula-mula saya ingat dia tengah streching2 badan dia ka...jadi saya tunggu la dia rapatkan shaf...sebab masa tu kami di barisan hujung sekali....sedihnya, sehingga usai solat Isya' tupun dia tak ganjakkan dirinya untuk rapatkan shaf kami.......lagi terok, lepas solat terus dia g shaf belakang dengan kawan2 dia...tak sempat untuk say 'hai' pun.....hemmmm.....bila teringat balik salah saya ka sebab jarang bergaul mesra dengan kawan yang sama bacht......masalahnya...saya ni bukan taknak bergaul dengan orang tapi susah betul mow berkomunikasi dengan orang yang macam ni...sad day isnt it.......=__=
teringat dengan beberapa hadis nabi..kemudian meng'research sumber untuk cari ayat hadis yang sebenar tu.....berbunyi begini...

Hal tersebut berdasarkan hadis Aisyah Radhiallahu anha, dia bercerita : Rasulullah S.A.W bersabda :
“Sesungguhnya Allah dan Para Malaikat-Nya bershalawat atas orang-orang yang menyambung barisan. Barang siapa menutupi kerenggangan (yang ada dalam barisan), niscaya dengannya Allah akan meninggikannya satu derajat.”
(HR. Ibnu Majah,Ahmad, Ibnu Khuzaimah,Al-Hakim,  dinilai Shahih oleh Adz-Dzahabi dan al-Albani).

 Kemudian,
Diriwayatkan pula Dari Ibnu Umar bahwasanya Rasulullah Shollallahu  ’alayhi wa Sallam telah bersabda:
“Luruskanlah shaf-shafmu! Sejajarkan antara bahumu (dengan bahu saudaranya yang berada disamping kanan dan kiri), isilah bagian yang masih renggang, berlaku lembutlah terhadap tangan saudaramu (yang hendak mengisi kekosongan atau kelonggaran shaf), dan janganlah kamu biarkan kekosongan yang ada di shaf untuk diisi oleh setan. Dan barangsiapa yang menyambung shaf, pastilah Allah akan menyambungnya, sebaliknya barangsiapa yang memutuskan shaf; pastilah Allah akan memutuskannya.
(Shahih. Abu Dawud no:666, dan telah dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah, al Hakim, Nawawi dan al Albani. Lihat : Fat-hul Bari (II:447) dan Shahihut Targhib Wat Tarbib no:492).

Sehingga bengkoknya shaf akan mengakibatkan permusuhan dan pertentangan hati, kekurangan iman dan hilangnya kekhusyu’an.
Sebagaimana lurusnya sebuah shaf termasuk (sebagian dari) kesempurnaan sholat, yang demikian itu diungkapkan  di dalam sabda Rasulullah shollallaahu ‘alayhi wa Sallam,
“Karena lurusnya shaf itu sebagian dari kesempurnaan shalat.” (HR. Muslim).

Di dalam riwayat lain :
“Karena lurusnya shaf itu sebagian dari baiknya sholat”(HR. Al-Bukhari & Muslim).

Ukhti,
Para Shahabat Radhiallahu ‘anhum sangatlah memperhatikan masalah merapatkan dan meluruskan shaf ini.

Diriwayatkan dari Umar bahwasanya ia menugasi beberapa orang laki-laki untuk merapikan shaf makmum, dan ia (Umar) tidak bertakbir untuk memulai sholatnya melainkan setelah dilaporkan oleh para petugasnya itu bahwa shaf telah rapi semua, begitulah juga diriwayatkan dari Ali dan ‘Utsman, bahwa keduanya dahulu biasa melakukan hal itu setiap sebelum memulai sholat, dan mereka berdua biasa berkata (sebelum memulai shalat); “Istawu (luruskan shafmu)” bahkan Ali berkata: “Wahai Fulan! Majulah,” (Dan berkata kepada yang lainnya:) ” Wahai fulan, mundurlah. (Lihat pula riwayat-riwayatnya di dalam kitab al Muwaththa’, Imam Malik : no. 234, 375, 376).

Ya ukhti Muslimah, mari rapatkan dan luruskan shaf kita  karena hal itu merupakan sunnah Rasulullah S.A.W yang agung. Maka marilah kita menghidupkannya.
Merapatkan dan meluruskan shaf dilakukan dengan cara merapatkan bahu, lutut, dan kaki.
Semoga dengannya, Allah mengangkat darjat kita, menjauhkan perselisihan dan permusuhan di antara kita. Amiin…




Sumber :
1.Ensiklopedi Shalat menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah, Dr. Sa’id bin ’Ali bin Wahf al-Qahthani, Pustaka Imam Asy-Syafi’i , Hal 580-581
2.Ensiklopedi Mini Keutamaan Sholat Berjama’ah , Prof. Dr. Fadhl Ilahi ,  Salwa Press, Hal. 42
3.Pengaruh Shalat terhadap Iman dan Jiwa Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah, Husain bin ‘Audah al-’Awayisyah, Pustaka Imam Asy-Syafi’i, Hal. 18
4.Apa Kata Imam Syafi’i tentang Meluruskan dan Merapatkan Shaf Shalat, Ibnu Saini bin Muhammad bin Musa, Pustaka Abdullah
5. http://virtualfriends.net/article/articleview.cfm?AID=8635

2 comments:

  1. nice entry^^
    alia dah curi banner syafiqa..jgn marah..
    jom exchange banner^^
    http://itsminedot.blogspot.com/
    ada kat side bar..

    ReplyDelete
  2. Alia :: terima kasih..hee
    ye...curik je..xpe...mmg untuk dicuri banner tu..tula pasal letak sukati je kat situ..hehe...fiqa dah curi banner alia juga**,

    ReplyDelete

Daisypath Anniversary tickers

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...